KOTA BEKASI – Ketua JSIT Kota Bekasi, Suparto, memberikan arahan kepada para kepala sekolah, operator sekolah, dan pembina BPI dalam kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Manajemen Terpadu (SIMAT) JSIT Indonesia yang diselenggarakan pada Kamis, 6 Agustus 202 di Aula SDIT Yapidh.
Dalam sambutannya, Suparto menyampaikan bahwa kepengurusan baru JSIT Kota Bekasi langsung bergerak cepat dengan menghadirkan program-program strategis untuk meningkatkan kualitas sekolah Islam terpadu di Kota Bekasi.
"Di awal kepengurusan ini, kami langsung mengawali dengan dua agenda besar. Pertama, pelatihan Artificial Intelligence (AI) selama lima hari yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kedua, hari ini kita melaksanakan sosialisasi dan pelatihan SIMAT JSIT Indonesia," ujar Suparto.
Menurutnya, SIMAT (Sistem Informasi Manajemen Terpadu) merupakan sistem informasi yang memiliki peran sangat penting bagi seluruh sekolah anggota JSIT Indonesia.
Ia mengibaratkan SIMAT sebagai "jantung" organisasi JSIT karena menjadi pusat pengelolaan seluruh data sekolah.
Melalui aplikasi SIMAT, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dapat memiliki akun masing-masing untuk mengakses berbagai layanan.
Selain itu, sekolah dapat mengelola dan memperbarui data kelembagaan, data guru, data peserta didik, kegiatan sekolah, hingga pendataan berbagai ajang perlombaan dan program yang berkaitan dengan JSIT Indonesia.
"Seluruh data yang berkaitan dengan sekolah Islam Terpadu akan terintegrasi melalui SIMAT. Oleh karena itu, saya berharap seluruh sekolah dapat memahami dan memanfaatkan aplikasi ini secara optimal," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Suparto juga memperkenalkan jajaran pengurus baru JSIT Kota Bekasi kepada seluruh peserta. Ia mengajak seluruh kepala sekolah, operator sekolah, dan pembina BPI untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan tata kelola sekolah Islam terpadu yang semakin profesional, modern, dan berbasis data.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan SIMAT ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman seluruh peserta dalam mengoperasikan sistem, sehingga proses pendataan dan pelayanan di lingkungan JSIT Indonesia dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan terintegrasi.[Yyt]

