Ust. Suarifin : PMT Ibnu Rusyd adalah Milik Umat

JSIT Kota Bekasi-Di tengah sambutan kegiatan Seminar Parenting yang diselenggarakan pada Minggu (07/November/2021) Ust. Suarifin, S.Pd.I (Mudir PMT Ibnu Rusyd) menyatakan bahwa Pondok Modern Teknik Ibnu Rusyd adalah milik kita semua, milik umat Islam.

Hal tersebut disampaikan kepada seluruh walisantri (SMPIT-SMKIT) Ibnu Rusyd yang hadir pada acara tersebut yang disiarkan secara offline dan online melalui channel (Streaming Youtube Ibnu Rusyd Official).

"Abi/Umi yang dirahmati Allah, Ibnu Rusyd itu milik kita semuanya, milik umat, dari umat untuk umat dan oleh umat. Maka dari itu mari kita sama-sama jaga dan kembangkan pondok ini. PMT Ibnu Rusyd adalah tempat untuk mencetak para ulama, mencetak generasi penghafal Al-Qur'an. Di sini para santri bukan hanya menuntut ilmu dibidang keahlian teknik, tetapi lebih dari itu". Tandasnya

Lebih lanjut lagi beliau menegaskan bahwa nilai investasi yang diberikan buat anak-anak di pondok tidak seberapa dengan bekal ilmu agama dan Al-Qur'an yang mereka dapatkan. Kelak mereka akan menjadi generasi muda yang siap memimpin Indonesia.

 "Dalam pepatah arab disebutkan bahwa “syubbaanul yaum rijaalul ghodd”  yang artinya pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Dari sinilah kelak pemimpin negeri akan lahir, ada yang menjadi presiden, menjadi menteri, menjadi gubernur, menjadi camat dan lain-lain". Imbuhnya

Dalam sambutannya tersebut Ust. Suarifin berharap kepada semua pihak yaitu para asatiz, para santri, wali santri dan lapisan masyarakat agar benar-benar menjaga eksistensi PMT Ibnu Rusyd sebagai lembaga pendidikan dan pesantren yang mampu memberikan kontribusi positif memajukan peradaban Islam di Indonesia.

Seminar parenting bertajuk "Deteksi Dini Anak Kecanduan Gadget dan Cara Penangannya" dihadiri langsung oleh KH. Rifqi Hadi, M.Si sebagai ketua yayasan PMT Ibnu Rusyd serta jajaran lainnya diantaranya adalah kepala sekolah (SMPT-SMKIT), komite serta divisi pendidikan dan BPI yaitu Agung Nursidik, S.Pd.I,M.Pd  sekaligus sebagai pembicara pada seminar tersebut. [jrw]

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar