Penutupan Diklat Penguatan KS Tahap 4, Ini Pesan dan Kesan Peserta Diklat


Kegiatan Diklat penguatan Kepala Sekolah tahap empat telah berakhir Sabtu (05/10/2019). Kegiatan tersebut sukses digelar di V-Hotel Bandung bekerjasama antara LPD Unpas Bandung dengan Disdik Kota Bekasi. Suka dan duka mewarnai kegiatan diklat tersebut, ada yang sakit, ada KS yang sedang hamil, ada peserta tertua berumur sekitar 59 tahun dan –lain-lain. Namun suka dan duka tersebut tidak menghalangi para peserta untuk terus semangat mengikuti diklat demi satu tujuan yaitu lulus dengan mendapatkan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).

Sabtu (05/10/2019) adalah hari penutupan kegiatan penguatan KS tahap 4 di Aula V-Hotel Bandung, penutupan acara dihadiri oleh perwakilan dari pihak LPD Unpas Bandung yaitu Bapak Didin MZ,MM,M.Pd (selaku Dekan III Unpas) dan perwakilan dari Disdik kota Bekasi bapak Markum Sukmajaya

“Semoga menjadi modal dan bekal untuk sekolah masing-masing. Saya mengucapkan terima kasih pada civitas Unpas Bandung, harapan saya tahun 2020 semua kepala sekolah harus memiliki NUKS agar bisa menandatangani ijazah, BOS dan lain-lain.” ungkap Markum Sukmajaya saat memberikan sambutan penutup di Aula V-Bandung.

Selain itu Markum menambahkan agar setelah pulang dari diklat penguatan KS ini harus memiliki kekuatan perubahan pada sekolah masing-masing sesuai visi disdik kota Bekasi 'Terdepan Dalam Pelayanan Pendidikan Kualitas dan Berkarakter'

Penutupan diklat juga memberikan kesan mendalam bagi para peserta diantaranya adalah Bapak H. Syaifudin sebagai peserta paling senior pada diklat tersebut yaitu berusia 59 tahun.
“Alhamdulillah kita telah mengikuti dan melewati semua kegiatan diklat, kita mendapatkan banyak ilmu dari para instruktur. Semalam saya bermunajat kepada Allah dan mendapatkan bisikan dari penghuni langit kalau semua peserta diklat hari ini lulus dengan hasil yang baik (diikuti tawa dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta). Harapan saya semua peserta yang ikut benar-benar lulus sesuai dengan harapan. Kami atas nama peserta memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan.” Kesan H. Syaifudin (peserta 59 tahun) pada sambutan pesan dan kesan peserta diklat.

Selain itu Dekan III Unpas Bandung menutup kegiatan diklat gelombang empat dengan menyampaikan permohonan maaf jika dalam penyelenggaraan diklat masih banyak kekurangan, dan mengucapkan terima kasih kepada manajemen V-Hotel bandung yang telah memberikan pelayanan kepada panitia dan peserta selama kegiatan diklat.
“Kami atas nama LPD Unpas mengucapkan permohonan maaf atas segala pelayanan yang masih kurang. Terima kasih juga pada manajemen V-Hotel Bandung. Suksesnya pelaksanaan diklat adalah mengantarkan semua peserta untuk lulus. Harapan saya dari penyelenggaraan diklat adalah implementasi di sekolah. Jangan sia-siakan anggaran yang dikeluarkam kalau tidak ada implementasinya. Bangun komunikasi yang baik kepada para dewan guru dan karyawan dalam mengimplementasikan ilmu dari diklat yang sudah dijalankan.” Ucap Didin MZ saat memberikan sambutan penutupan. [jrw]


Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment