Ibu Tami : Semua Kepala Sekolah Bisa membuat Best Practice


JSIT Kota Bekasi-Sarasehan Kepala Sekolah Islam Terpadu (Rabu/11/09/2019) suskes di gelar. Kegiatan yang bertajuk “Diseminasi Finalis Kepala Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Jawa Barat”  dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars JSIT.

Di depan puluhan kepala sekolah yang hadir, Ibu Rince Wiki Utami, S.TH.I, M.Pd  (selaku pemateri) mengajak mereka untuk membuka cakrawala bahwa  menjadi kepala sekolah berprestasi tidaklah sulit. Terutama dalam menulis Best Practice semua bisa dilakukan dengan niat,kemauan, semangat, usaha dan tentunya harus memulai dari sekarang.

Opening tepuk Best Practice menjadi penyemangat dan inspirasi seluruh kepala sekolah yang hadir. Bu Tami (panggilan akrab) memimpin game tepuk Best Practice.

“Kita bisa (menunjuk dada masing-masing)..,kamu bisa (menunjuk sesama teman)…,semua bisa (gerakan tangan melingkar)..menulis (gerakan telunjuk ke depan)…Best Practice (jempol ke depan).” Diikuti dengan tepuk tangan meriah.

Best Practice adalah mendiskripsikan dari keberhasilan seseorang atau kelompok dalam melaksanakan tugasnya dalam mengatasi permasalahan. Best Pratice sebenarnya adalah pengalaman kita masing-masing sebagai kepala sekolah yang sebenarnya sudah pernah kita lakukan. Namun belum tertulis, terdokumentasi, dan terfortofoliokan. 

“Sebenarnya Best Practice itu adalah pengalaman kita yang paling menarik, yang pernah kita lakukan. Tapi belum tertulis, terdokumentasikan, terfortofoliokan” (jelasnya).

“Dengan menulis Best Practice berarti kita menambah wawasan, pengetahuan, mengembangkan potensi diri dan kapasitas. Menulis Best Practice bisa menambah prestasi, dokumen sekolah, kalau PNS bisa menaikan pangkat dan jabatan. Serta menambah dokumentasi ilmiah artikel, jurnal dan buku.” (tambahnya)

Bagaimana menulis Best Practice, hanya empat langkah yaitu memahami Best Practice, mengetahui indicator Best Practice, mengetahui penilaian Best Practice, Mengetahui Contoh Best Practice. 

Kegiatan sarasehan kepala sekolah ditutup dengan sesi tanya jawab dan pemberian piagam penghargaan buat pembicara. Acara selesai dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. [jrw]




Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment